Lapas Kelas I Medan Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Skrining Penyakit Menular: 379 Warga Binaan Ikuti Pemeriksaan Kesehatan

Lapas Kelas I Medan Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Skrining Penyakit Menular: 379 Warga Binaan Ikuti Pemeriksaan Kesehatan

Deteksi Dini TB, HIV, dan Sifilis sebagai Upaya Penguatan Layanan Kesehatan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan

Medan, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Skrining Tuberkulosis (TB), HIV, serta Sifilis yang dilaksanakan pada Selasa (15/9/2026) bertempat di Gedung 1 Ruang Bertamu Lapas Kelas I Medan.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut surat Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Nomor PAS.6.PK.07.03-7 tanggal 29 Juni 2026 tentang Pelaksanaan CKG dengan Rontgen Dada dan Optimalisasi SDP Fitur Watkesrehab Penanggulangan Penyakit Menular. Pelaksanaan kegiatan menjadi bagian dari upaya penguatan deteksi dini serta pencegahan penyakit menular dan tidak menular di lingkungan pemasyarakatan.

Kegiatan diawali dengan acara pembukaan oleh Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, yang turut dihadiri oleh Kepala Bidang P2M Dinas Kesehatan Kota Medan dan Kepala Puskesmas Helvetia. Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan ini merupakan hasil kerja sama Lapas Kelas I Medan dengan Dinas Kesehatan Kota Medan melalui Puskesmas Helvetia, Puskesmas Lalang, dan Puskesmas Sunggal.

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 379 orang WBP mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, tekanan darah, Kadar Gula Darah (KGD), asam urat, kolesterol, serta skrining TB dan pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM) sesuai indikasi. Selain itu, kegiatan juga mencakup skrining HIV dan Sifilis sebagai bagian dari deteksi dini penyakit menular.

Berdasarkan hasil skrining awal, sebanyak 22 orang WBP teridentifikasi suspek TB dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan TCM sesuai indikasi untuk mendukung proses pemeriksaan lebih lanjut. Hasil skrining tersebut menjadi bagian penting dalam upaya penanganan kesehatan secara tepat dan berkelanjutan, dengan tetap mengedepankan prosedur pelayanan kesehatan yang berlaku.

Kalapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, menegaskan pentingnya pelayanan kesehatan yang berkelanjutan bagi seluruh WBP. Melalui kegiatan CKG dan skrining penyakit menular, Lapas Kelas I Medan berupaya memastikan bahwa kondisi kesehatan WBP dapat dipantau secara berkala, sehingga langkah penanganan dapat dilakukan sedini mungkin sesuai kebutuhan medis.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara Lapas Kelas I Medan dan Dinas Kesehatan Kota Medan dalam mendukung penyelenggaraan layanan kesehatan yang preventif, promotif, dan responsif. Pemeriksaan kesehatan secara rutin diharapkan dapat meningkatkan kesadaran WBP terhadap pentingnya menjaga kesehatan serta mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan kondusif.

Seluruh rangkaian kegiatan Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TB, HIV, serta Sifilis berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar sesuai prosedur yang telah ditetapkan. Lapas Kelas I Medan akan terus mendorong pelaksanaan pelayanan kesehatan secara berkesinambungan sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pelayanan publik yang humanis, profesional, dan berkualitas.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *