


Audiensi Kakanwil Ditjenpas Sumut dengan Gubernur Sumatera Utara: Dorong Kolaborasi Penguatan Pembinaan dan Produktivitas Warga Binaan
Medan, INFO_PAS – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Utara beserta jajaran melaksanakan audiensi dengan Gubernur Sumatera Utara di Ruang Kerja Gubernur Sumatera Utara, Lantai 10, Selasa (11/08/2026). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mendukung peningkatan kualitas pembinaan serta pelayanan bagi warga binaan.
Dalam audiensi tersebut, Kakanwil Ditjenpas Sumatera Utara menyampaikan berbagai kebutuhan dan tantangan dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan, khususnya dalam meningkatkan keterampilan dan produktivitas warga binaan. Salah satunya terkait keterbatasan lahan yang dapat dimanfaatkan sebagai ruang produktif bagi warga binaan untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan yang dapat menjadi bekal positif setelah menyelesaikan masa pidana.
Kakanwil juga menyampaikan pentingnya penguatan pendidikan vokasi melalui berbagai program pelatihan keterampilan bagi warga binaan. Selain itu, disampaikan pula kondisi masih terdapat sekitar 630 warga binaan di Sumatera Utara yang belum mengenal huruf, dengan jumlah terbanyak berada di Lapas Kelas I Medan atau Lapas Tanjung Gusta. Untuk itu, diperlukan dukungan tenaga pengajar yang memiliki kompetensi agar program pendidikan dan literasi bagi warga binaan dapat berjalan lebih optimal.
Pada aspek kesehatan, Kakanwil turut menyampaikan adanya warga binaan yang belum memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan, khususnya warga binaan pindahan maupun mereka yang mengalami persoalan administrasi kependudukan. Hal tersebut menjadi salah satu perhatian yang membutuhkan sinergi antara jajaran pemasyarakatan dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sumatera Utara menyampaikan apresiasi atas upaya jajaran Ditjenpas Sumatera Utara dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan warga binaan. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyatakan dukungan penuh terhadap berbagai program pemasyarakatan yang bertujuan memberikan wawasan, pengetahuan, keterampilan, serta kompetensi bagi warga binaan.
Selain itu, Gubernur memberikan perhatian khusus terhadap upaya pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan serta peredaran narkoba. Program sosialisasi dan edukasi dinilai perlu diperkuat, tidak hanya kepada warga binaan, tetapi juga kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda dan anak-anak di wilayah Sumatera Utara, sebagai langkah preventif dalam membangun kesadaran bahaya narkoba sejak dini.
Kehadiran Kalapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, dalam audiensi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat komitmen Lapas Kelas I Medan untuk terus mengembangkan program pembinaan yang berorientasi pada peningkatan keterampilan, pendidikan, kesehatan, dan kemandirian warga binaan.
Melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan jajaran Ditjenpas Sumatera Utara, diharapkan berbagai program pembinaan dapat semakin optimal, sehingga warga binaan tidak hanya menjalani proses pembinaan selama berada di dalam Lapas, tetapi juga memperoleh bekal pengetahuan dan keterampilan yang mampu memberikan dampak positif ketika kembali ke masyarakat.
#kemenimipas
#pemasyarakatan
#pemasyarakatansumut
#lapas1medan