Lapas Kelas I Medan Ikuti Rapat Analisis dan Evaluasi Ditjenpas: Disiplin, Pengawasan, dan Kepatuhan terhadap SOP Menjadi Komitmen Bersama Jajaran Pemasyarakatan

Medan, INFO_PAS – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan, Fonika Affandi, beserta jajaran pejabat struktural dan pegawai Lapas Kelas I Medan mengikuti Rapat Analisis dan Evaluasi di Lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan secara virtual melalui Zoom Meeting, Selasa (06/10/2026). Kegiatan dilaksanakan di Aula Lapas Kelas I Medan sebagai bagian dari penguatan pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan.

Rapat analisis dan evaluasi tersebut menjadi forum penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat komitmen, serta memastikan seluruh jajaran Pemasyarakatan senantiasa menjalankan tugas secara profesional, disiplin, bertanggung jawab, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam arahannya, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan memberikan penguatan kepada seluruh jajaran terkait pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Pemasyarakatan. Menteri menegaskan bahwa setiap petugas wajib bekerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan ketentuan yang telah ditetapkan. Setiap bentuk pelanggaran terhadap aturan akan mendapatkan tindakan dan sanksi secara tegas sesuai tingkat pelanggarannya.

Dalam forum tersebut, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara turut menyampaikan sejumlah masukan terkait penguatan pengawasan dan keamanan pada Lapas/Rutan. Salah satu penekanan yang disampaikan adalah pentingnya memastikan aktivitas warga binaan, khususnya tamping, tetap berada dalam koridor tugas dan kepentingan yang jelas serta tidak berada di luar kamar hunian tanpa kepentingan setelah batas waktu yang telah ditentukan.

Penguatan pengawasan terhadap potensi penggunaan telepon seluler di dalam Lapas/Rutan juga menjadi perhatian. Upaya pencegahan dan pengendalian terhadap penggunaan perangkat komunikasi yang tidak sesuai ketentuan perlu terus diperkuat sebagai bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan Zero Halinar serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Pemasyarakatan.

Selain itu, Inspektorat Jenderal turut memberikan penekanan kepada seluruh jajaran agar senantiasa menjaga integritas, mematuhi aturan, dan melaksanakan tugas pokok serta fungsi dengan penuh tanggung jawab. Setiap pegawai dituntut untuk memahami konsekuensi dari setiap tindakan dan menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat berdampak terhadap pribadi maupun institusi.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pemasyarakatan memberikan arahan agar seluruh jajaran memastikan tidak terdapat bangunan maupun fasilitas yang tidak berkaitan dengan kepentingan kedinasan. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya penataan dan pengawasan lingkungan kerja agar seluruh sarana dan prasarana tetap sesuai dengan peruntukan serta mendukung pelaksanaan tugas Pemasyarakatan.

Mengikuti arahan dan penguatan tersebut, Lapas Kelas I Medan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan disiplin, pengawasan, keamanan, serta kepatuhan terhadap seluruh ketentuan yang berlaku. Setiap jajaran diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional, menjaga integritas, serta menjadi bagian dari upaya mewujudkan penyelenggaraan Pemasyarakatan yang semakin tertib, aman, dan bertanggung jawab.

Rapat analisis dan evaluasi bukan sekadar forum penyampaian arahan, tetapi menjadi momentum untuk melakukan evaluasi, memperkuat pengawasan, dan memastikan setiap pelaksanaan tugas berjalan sesuai koridor yang telah ditetapkan.

Lapas Kelas I Medan siap menindaklanjuti setiap arahan dan penguatan pimpinan sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan Pemasyarakatan yang profesional, disiplin, berintegritas, dan semakin berdampak.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *