


Lapas Kelas I Medan Perkuat Komunikasi dan Pendampingan: Wali Blok Himpun Aspirasi dan Keluh Kesah sebagai Bahan Evaluasi Pimpinan
Medan, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan terus berkomitmen mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan melalui penguatan pembinaan, pengawasan, serta pendampingan terhadap warga binaan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui peran Penanggung Jawab Blok Hunian dan Wali Blok Hunian sebagai penghubung komunikasi antara warga binaan dan jajaran petugas.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi warga binaan untuk menyampaikan aspirasi, harapan, saran, hingga berbagai keluh kesah yang mereka hadapi selama menjalani masa pembinaan. Berbagai hal tersebut sebelumnya telah dihimpun oleh para wali asuh melalui komunikasi dan pendampingan secara langsung, sehingga setiap masukan dapat disampaikan secara terarah kepada Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, untuk menjadi bahan perhatian dan evaluasi.
Melalui wadah penyampaian aspirasi ini, warga binaan diberikan ruang untuk menyampaikan kebutuhan dan permasalahan mereka secara terbuka. Hal ini menjadi bagian dari pendekatan humanis dalam penyelenggaraan pemasyarakatan, dengan mengedepankan komunikasi yang baik, kepedulian, serta upaya mencari solusi terhadap permasalahan yang dihadapi warga binaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Peran wali blok tidak hanya terbatas pada pengawasan dan pemantauan perilaku sehari-hari, tetapi juga mencakup pendampingan, konsultasi, penggalian potensi, serta membantu warga binaan memperoleh solusi atas permasalahan yang dihadapi. Dengan demikian, proses pembinaan diharapkan dapat berjalan lebih terarah, sekaligus mendukung terciptanya hubungan yang positif antara petugas dan warga binaan.
Aspirasi yang dihimpun selanjutnya menjadi bahan masukan bagi pimpinan dalam mengevaluasi berbagai aspek kehidupan di blok hunian, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mengidentifikasi hal-hal yang perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut. Melalui komunikasi yang terbuka dan berkelanjutan, diharapkan tercipta lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, kondusif, dan mendukung keberhasilan program pembinaan.
Lapas Kelas I Medan berkomitmen untuk terus menjalankan tugas dan fungsi pemasyarakatan dengan mengedepankan prinsip profesionalitas, akuntabilitas, dan pendekatan yang humanis. Pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan dan pengawasan, tetapi juga pada upaya membimbing warga binaan agar mampu memperbaiki diri, mengembangkan potensi, serta mempersiapkan diri untuk kembali berperan positif di tengah masyarakat.
Melalui sinergi antara pimpinan, petugas, wali blok, dan warga binaan, Lapas Kelas I Medan terus berupaya menghadirkan proses pembinaan yang lebih responsif, berorientasi pada perbaikan, serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
#kemenimipas
#ditjenpas
#pemasyarakatan
#pemasyarakatansumut
#lapas1medan